
Pemerintah desa Anjani melakukan mediasi atas pengaduan salah seorang warga desa Anjani yang diduga menjadi korban penipuan oleh rekruter abal - Abal.
Sang terduga korban dijanjikan akan diberangkatkan ke Malaysia. Namun ia memilih kabur setelah ia tau bahwa ia akan diselendupkan.
Mediasi berlangsung dengan aman. Sang rekruter berjanji tidak akan mengulangi kesalahannya lagi.
Adapun kesepakatan yang tertuang dalam butir butir perjanjian yang dibuat di kantor desa menerangkan bahwa segala biaya yang dikeluarkan oleh rekruter untuk membiayai terduga korban sepenuhnya ditanggung oleh rekruter sendiri.




































